Banyumas, 18 Maret 2026 – Pada Rabu sore yang penuh berkah, yayasan kembali menebar jaring kebaikan melalui acara Santunan Menjelang Idul Fitri 1447 H, bagi anak-anak yatim piatu dan dhuafa binaan Yasin Banyumas Indonesia.
Acara ini dihadiri oleh tokoh masyarakat setempat mulai dari Ketua RT 04 Desa Ledug, Ketua RW 09 Desa Ledug, hingga pengawalan dari Babinsa dan Bhabinkamtibmas, memastikan kegembiraan anak-anak berlangsung aman dan tertib.



Khidmat dalam Nasionalisme dan Sambutan Hangat
Lantunan lagu kebangsaan Indonesia Raya membuka acara dengan penuh khidmat, membangkitkan semangat persatuan di hati seluruh hadirin.
Dalam sambutannya, Bapak Gunanto selaku Ketua Yayasan Yasin, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada para donatur yang menjadi tulang punggung gerakan ini. Senada dengan hal tersebut, Bapak Yudi (Ketua RT 04) dan Bapak Isman (Ketua RW 09) mengapresiasi peran aktif yayasan dalam merangkul warga yang membutuhkan, khususnya di wilayah Desa Ledug.



Kultum Hikmah: Menjaga Hati Menuju Hari Kemenangan
Ustadz Akhmad Mubtadin memberikan siraman rohani melalui Kultum Hikmah Ramadhan. Beliau berpesan bahwa esensi Idul Fitri bukan sekadar baju baru, melainkan tentang kembalinya hati yang suci dan kepedulian sosial yang tak boleh putus.
Suasana semakin syahdu saat sesi doa bersama. Nama-nama donatur dibacakan dengan penuh hormat, diiringi amini tulus dari puluhan anak yatim yang berharap setiap sen kebaikan dibalas dengan pahala berlipat ganda oleh Allah SWT.



Simbolis Kebahagiaan: Paket Lebaran Idul Fitri 1447 H
Penyerahan simbolis paket lebaran. Enam perwakilan anak binaan maju ke depan dengan wajah berseri. Paket tersebut diserahkan langsung oleh Ketua RT, Ketua RW, dan Ketua Yayasan sebagai simbol bahwa anak-anak ini adalah tanggung jawab bersama serta menyalurkan pemberian amanah dari para donatur.






Senyum Lebaran untuk Semua
Setelah doa penutup, seluruh anak binaan secara tertib menerima paket lebaran lengkap beserta uang santunan. Sesi foto bersama mengabadikan deretan senyum tulus yang menjadi bukti bahwa kebahagiaan Idul Fitri milik semua orang, tanpa terkecuali.






Alhamdulillah, acara selesai. Anak-anak berpamitan pulang dengan langkah ringan, membawa bekal untuk merayakan hari kemenangan di rumah masing-masing dengan hati yang gembira. Kami juga melakukan home care terhadap anak yang berhalangan hadir mengikuti acara.
